Sebetulnya aku bukan pecinta sepakbola...nggak tau apa-apa tentang persepakbolaan. Tapi karena saat ini lagi rame-ramenya Euro 2008 ....di TV, dikoran, diinternet, dipertokoan dan dimanapun juga semua orang ngomongin tentang ajang ini...jadi mau nggak mau ada juga sedikit perhatian yang nggak sengaja terbagi kesitu.
Aku menemukan hal yang cukup menarik disela-sela riuh rendahnya EURO 2008 .... dalam kompetisi ini ternyata banyak pemain Muslim yang ikut memperkuat tim-tim sepakbola Eropa yang dipekirakan akan menjadi bintang-bintang lapangan.
Di awal 1990-an, Abedi Ayew “Pele” adalah duta muslim di sepakbola yang cukup mencuat. Diikuti George Oppong Manneh Weah yang sukses jadi pemain terbaik dunia. Kesuksesan Weah, diteruskan kiprah Zinedine Yazid Zidane yang suksesnya lebih dari kedua pendahulunya.
Zinedine Zidane, legenda hidup sepakbola Prancis, telah membuka mata dunia sebagai pemain sepakbola muslim yang paling sukses sepanjang sejarah sepakbola dunia. Zidane menjadi cerminan bagi pemain-pemain muslim lainnya bahwa pemain sepakbola dapat memberikan pengaruh yang luar biasa hebatnya bagi orang lain, jika pemain tersebut mampu memberikan teladan dari penampilannya di atas lapangan hijau.
Kehebatan Zidane itulah yang mungkin memacu pemain-pemain muslim lainnya untuk bisa melakukan hal yang sama. Di Prancis saat ini atau setelah Zidane mengundurkan diri, setidaknya telah lahir pemain muslim yang memiliki masa depan cerah. Dia adalah Franck Ribery yang dikenal sebagai pemain yang selalu terlihat memanjatkan doa sebelum pertandingan dimulai.
"Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepakbola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam, " kata Ribery.
Selain Ribery ada 8 pemain muslim lainnya yang tergabung di tim Perancis yaitu Thierey Henry, Lilian Thuram, Eric Abidal, Lassana Diarra, Karim Benzema, Samir Nasri dan Hatem Ben Arfa.
Sedangkan Swedia mempunyai pula dua pemain Muslim dalam timnya, yaitu Zlatan Ibrahimovic dan Rami Shaaban.
Belanda memiliki dua pemain beragama Islam, Robin van Persie dan Khalid Boulahrouz.
Pantai Gading memiliki dua pemain kakak beradik yang beragama Islam, yaitu Kolo Toure dan Yaya Toure.
Dan pasti masih banyak lagi nama-nama yang memperpanjang daftar ini.
Menarik dan cukup membanggakan karena mereka menjadi bintang lapangan hijau yang memiliki skill tinggi dan menjadi tulang punggung timnya masing-masing.
Jelas keberadaan mereka terlebih jika berperan cukup vital di tim masing-masing, sedikit banyak akan memberikan citra baik bagi Islam sendiri.
*Disarikan dari berbagai sumber*