Pasti ada KECELAKAAN !!
Aku bisa memastikan begitu melihat dari kejauhan banyak orang bergerombol memenuhi hampir separo jalan raya. Begitu dekat tampak seorang pelajar berpakaian seragam SMA berlumuran darah terkapar dijalan...dan terdengar orang-orang bergumam..mati...mati.
Beberapa pelajar yang berseragam sama duduk di pinggir jalan sambil menangis sesenggukan. Salahsatunya ada yang bicara lewat hp...mungkin menelpon keluarganya.
Aku bertanya pada seorang bapak yang ikut berkerumun.
"Kecelakaan apa pak? naik motor?"
"Iya bu, kecelakaan tunggal. Anak SMA kebut-kebutan trus selip nabrak pohon".
Tak berapa lama ambulan datang dan membawa jenazah pelajar itu.
Saat ambulan lewat didepanku ...aku hanya bisa terdiam dan menyebut nama Sang Khalik.
Hatiku seperti ingin menangis...menangisi kepergian seorang pelajar yang tidak aku kenal sama sekali.
Ya Allah... dia harus pergi dalam usia semuda itu.
Ternyata...kematian begitu dekat dengan kita.
Seberapa dekatkah ?
Kita tidak akan pernah tau...entah hari ini...entah besok...entah lusa.. atau mungkin saat ini juga !!
Nemu resep di majalah Kartini ...lumayan bisa buat camilan anak-anak yang lagi libur sekolah. Biasakan kalau dirumah...mulut nggak bisa berhenti ngunyah...hihihi termasuk ibunya juga sih !! Kebetulan semua suka yang serba coklat-coklat gitu. Hehe...jadi lupa deh sama harapan di tahun 2008 nanti....yang pengen langsing itu loh !!! Ah..cuek ajalah...habis enak siiiiiiiiiiihhhh. Pengen ?? Monggo tak kasih resepnya ajah...nyoba sendiri ya !! Guuuampang kok bikinnya...
Bahan : 175 gr tepung terigu 1 sdt baking powder (aku nggak pake) 30 gr coklat bubuk 4 butir telur 125 gr gula pasir 1/2 sdm emulsifier (aku nggak pake) 200 margarin, lelehkan 100 ml susu coklat kental manis
Cara Membuat : 1. Panaskan dandang. Olesi loyang ukuran 20x20x7 cm dengan sedikit margarin. 2. Ayak tepung terigu bersama baking powder dan coklat bubuk. Sisihkan. 3. Kocok telur dan gula pasir sebentar. Masukkan SP, kocok sampai mengembang dan kental. 4. Masukkan campuran tepung terigu bergantian dengan margarin leleh dan susu kental manis, aduk sampai adonan rata. 5. Siapkan loyang yang telah diolesi margarin, masukkan adonan ke dalam loyang. 6. Masukkan loyang dalam dandang yang sudah mendidih airnya, bungkus tutup dandang dengan serbet, lalu tutup rapat. 7. Kukus selama kurang lebih 30 menit. 8. Angkat, setelah dingin potong-potong.
Penyair Taufiq Ismail menulis sebuah artikel tentang Krismansyah Rahadi (1949-2007) di majalah sastra HORISON :
Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, " Bang, saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan kata-katanya, tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?" Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan saya yang lain, deadline sebulan itu bolehlah. Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan diisi dengan suku kata. Chrisye menginginkan puisi relijius.
Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul. Sesudah seminggu, tidak ada ide. Dua minggu begitu juga. Minggu ketiga inspirasi masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu. Saya heran. Padahal lagu itu cantik jelita. Tapi kalau ide memang macet, apa mau dikatakan. Tampaknya saya akan telepon Chrisye keesokan harinya dan saya mau bilang, " Chris, maaf ya, macet. Sori." Saya akan kembalikan pita rekaman itu.
Saya punya kebiasaan rutin baca Surah Yasin. Malam itu, ketika sampai ayat 65 yang berbunyi, A'udzubillahi minasy syaithonirrojim. "Alyauma nakhtimu 'alaa afwahihim, wa tukallimuna aidhihim, wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibuun" saya berhenti. Maknanya, "Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang telah mereka lakukan." Saya tergugah. Makna ayat tentang Hari Pengadilan Akhir ini luar biasa!
Saya hidupkan lagi pita rekaman dan saya bergegas memindahkan makna itu ke larik-larik lagi tersebut. Pada mulanya saya ragu apakah makna yang sangat berbobot itu akan bisa masuk pas ke dalamnya. Bismillah. Keragu-raguan teratasi dan alhamdulillah penulisan lirik itu selesai. Lagu itu saya beri judul Ketika Tangan dan Kaki Berkata.
Keesokannya dengan lega saya berkata di telepon," Chris, alhamdulillah selesai". Chrisye sangat gembira. Saya belum beritahu padanya asal-usul inspirasi lirik tersebut. Berikutnya hal tidak biasa terjadilah. Ketika berlatih di kamar menyanyikannya baru dua baris Chrisye menangis, menyanyi lagi, menangis lagi, berkali-kali.
Di dalam memoarnya yang dituliskan Alberthiene Endah, Chrisye – Sebuah Memoar Musikal, 2007 (halaman 308-309), bertutur Chrisye:
Lirik yang dibuat Taufiq Ismail adalah satu-satunya lirik dahsyat sepanjang karier, yang menggetarkan sekujur tubuh saya. Ada kekuatan misterius yang tersimpan dalam lirik itu. Liriknya benar-benarbenar mencekam dan menggetarkan. Dibungkus melodi yang begitu menyayat, lagu itu bertambah susah saya nyanyikan! Di kamar, saya berkali-kali menyanyikan lagu itu. Baru dua baris, air mata saya membanjir. Saya coba lagi. Menangis lagi. Yanti sampai syok! Dia kaget melihat respons saya yang tidak biasa terhadap sebuah lagu.
Taufiq memberi judul pada lagu itu sederhana sekali, Ketika Tangan dan Kaki Berkata.
Lirik itu begitu merasuk dan membuat saya dihadapkan pada kenyataan, betapa tak berdayanya manusia ketika hari akhir tiba. Sepanjang malam saya gelisah. Saya akhirnya menelepon Taufiq dan menceritakan kesulitan saya.
"Saya mendapatkan ilham lirik itu dari Surat Yasin ayat 65..." kata Taufiq. Ia menyarankan saya untuk tenang saat menyanyikannya. Karena sebagaimana bunyi ayatnya, orang memang sering kali tergetar membaca isinya.
Walau sudah ditenangkan Yanti dan Taufiq, tetap saja saya menemukan kesulitan saat mencoba merekam di studio. Gagal, dan gagal lagi. Berkali-kali saya menangis dan duduk dengan lemas. Gila! Seumur-umur, sepanjang sejarah karir saya, belum pernah saya merasakan hal seperti ini. Dilumpuhkan oleh lagu sendiri!
Butuh kekuatan untuk bisa menyanyikan lagu itu. Erwin Gutawa yang sudah senewen menunggu lagu terakhir yang belum direkam itu, langsung mengingatkan saya, bahwa keberangkatan ke Australia sudah tak bisa ditunda lagi. Hari terakhir menjelang ke Australia, saya lalu mengajak Yanti ke studio, menemani saya rekaman. Yanti sholat khusus untuk mendoakan saya.
Dengan susah payah, akhirnya saya bisa menyanyikan lagu itu hingga selesai. Dan tidak ada take ulang! Tidak mungkin. Karena saya sudah menangis dan tak sanggup menyanyikannya lagi. Jadi jika sekarang Anda mendengarkan lagu itu, itulah suara saya dengan getaran yang paling autentik, dan tak terulang! Jangankan menyanyikannya lagi, bila saya mendengarkan lagu itu saja, rasanya ingin berlari!
Lagu itu menjadi salah satu lagu paling penting dalam deretan lagu yang pernah saya nyanyikan. Kekuatan spiritual di dalamnya benar-benarbenar meluluhkan perasaan. Itulah pengalaman batin saya yang paling dalam selama menyanyi.
Penuturan Chrisye dalam memoarnya itu mengejutkan saya. Penghayatannya terhadap Pengadilan Hari Akhir sedemikian sensitif dan luarbiasanya, dengan saksi tetesan air matanya. Bukan main. Saya tidak menyangka sedemikian mendalam penghayatannya terhadap makna Pengadilan Hari Akhir di hari kiamat kelak.
Mengenai menangis menangis ketika menyanyi, hal yang serupa terjadi dengan Iin Parlina dengan lagu Rindu Rasul . Di dalam konser atau pertunjukan, Iin biasanya cuma kuat menyanyikannya dua baris, dan pada baris ketiga Iin akan menunduk dan membelakangi penonton menahan sedu sedannya. Demikian sensitif dia pada shalawat Rasul dalam lagu tersebut.
* * *
Setelah rekaman Ketika Tangan dan Kaki Berkata selesai, dalam peluncuran album yang saya hadiri, Chrisye meneruskan titipan honorarium dari produser untuk lagu tersebut. Saya enggan menerimanya. Chrisye terkejut. "Kenapa Bang, kurang?" Saya jelaskan bahwa saya tidak orisinil menuliskan lirik lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata itu. Saya cuma jadi tempat lewat, jadi saluran saja. Jadi saya tak berhak menerimanya. Bukankah itu dari Surah Yasin ayat 65, firman Tuhan? Saya akan bersalah menerima sesuatu yang bukan hak saya.
Kami jadi berdebat. Chrisye mengatakan bahwa dia menghargai pendirian saya, tetapi itu merepotkan administrasi. Akhirnya Chrisye menemukan jalan keluar. "Begini saja Bang, Abang tetap terima fee ini, agar administrasi rapi. Kalau Abang merasa bersalah, atau berdosa, nah, mohonlah ampun kepada Allah. Tuhan Maha Pengampun 'kan?"
Saya pikir jalan yang ditawarkan Chrisye betul juga. Kalau saya berkeras menolak, akan kelihatan kaku, dan bisa ditafsirkan berlebihan. Akhirnya solusi Chrisye saya terima. Chrisye senang, saya pun senang.
* * *
Pada subuh hari Jum'at, 30 Maret 2007, pukul 04.08, penyanyi legendaris Chrisye wafat dalam usia 58 tahun, setelah tiga tahun lebih keluar masuk rumah sakit, termasuk berobat di Singapura. Diagnosis yang mengejutkan adalah kanker paru-paru stadium empat. Dia meninggalkan isteri, Yanti, dan empat anak, Risty, Nissa, Pasha dan Masha, 9 album proyek, 4 album sountrack, 20 album solo dan 2 filem. Semoga penyanyi yang lembut hati dan pengunjung masjid setia ini, tangan dan kakinya kelak akan bersaksi tentang amal salehnya serta menuntunnya memasuki Gerbang Hari Akhir yang semoga terbuka lebar baginya. Amin. #
Ketika Tangan dan Kaki Berkata
Lirik : Taufiq Ismail
Lagu : Chrisye
Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa tak ada suara
Dari mulut kita
Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita bila harinya
Tanggung jawab tiba
Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya.... sempurna
Mohon karunia
Kepada kami
HambaMu yang hina
1997
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah mikir-mikir mau nulis apa untuk PR tentang harapan di tahun 2008 ini....karena cuma dibatasi 8 padahal harapannya buuuanyak banget...akhirnya dengan mencurahkan segala daya upaya bisa juga menyeleksi...mudah2an bisa memuaskan ibu-ibu dan mbak-mbak yang udah ngasih PR ke aku...terutama untuk
1. MBAK DINA di Jepang yang kayaknya harapannya merubah imej udah mulai tampak...
2. INDAH adikku cantik di Hongkong yang lagi melow...
Simak baik-baik ya...
1. Diberi kesehatan
Setiap berdoa yang utama mohon diberi kesehatan...karena semuanya berawal dari sini. Dengan sehat seluruh kegiatan, pekerjaan dan usaha merealisasikan harapan-harapan yang lain akan berjalan dengan lancar...Insya Allah!!
2. Meningkatkan ibadah sunnah
Seperti sholat dhuha dan sholat tahajud...yang selama ini paling banter cuma 2 rokaat dan itupun nggak setiap hari ...puasa senin kamis juga masih sering malesnya...karena selalu kalah dengan urusan duniawi. Mudah-mudahan bisa lebih meningkat lagi dan nggak males lagi.
3. Kumpul bareng suami.
Insya Allah bulan Maret tahun depan suami menyelesaikan kuliahnya...sehingga harapan kami bisa bersama-sama berkumpul lagi di Indonesia.
4. Menjadi Ibu yang lebih baik lagi.
PD aja ...sebelumnya juga udah jadi ibu yang baik...kalau nggak percaya tanya sama anak-anakku...tapikan harus tetep ditingkatkan juga supaya pejuang-pejuang yang dipercayakan Allah pada kami ini semakin meningkat juga kualitasnya.
5. Menjadi Istri yang lebih baik lagi.
Ini supaya adil...biar bapaknya nggak cemburu...mosok anak-anaknya aja yang diperhatikan...terus terang bapaknya suka protes kalau dicuekin. Sebagai istri yang baik...yang sangat menyayangi suaminya....kualitas dalam bidang ini juga harus makin diasah dan ditingkatkan juga.
6. Anak-anak bisa menyesuaikan diri.
Karena pernah hidup di Jepang anak-anak kadang masih suka kepikiran lebih enak hidup di Jepang daripada di Indonesia...terutama anakku yang paling gede. Mudah-mudahan dengan berjalannya waktu mereka bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan bisa mengatasi kesulititan-kesulitan yang dihadapi.
7. Diberi kelancaran Rejeki.
Bagaimanapun seluruh aspek kehidupan memerlukan yang namanya "UANG". Dengan lancarnya rejeki....bukan hanya lancar kehidupan kami...tapi kami juga bisa melancarkan kehidupan tetangga-tetangga, saudara-saudara dan teman-teman yang belum lancar rejekinya. Uang memang bukan segala-galanya...tapi segala-galanya butuh uang !!!!
8. Menerapkan gaya hidup sehat.
Sepulang dari Jepang pengen banget tetep mempertahankan gaya hidup disana...seperti banyak jalan dan nggak suka makan diluar...walaupun karena disana hal ini dilakukan karena kepepet nggak punya kendaraan dan mau makan diluar takut yang dimakan nggak halal. Tapi ternyata ngrasain juga lo... waktu disana badan rasanya lebih sehat dan berat badan menjadi stabil...alias nggak semakin melebar. Jadi maksudnya disamping badan sehat...efeknya kita jadi langsing dong...hehehe. Yaaaaa....walaupun sadar kalau berat badan bukanlah daya tarik yang utama...tapi kalau liat orang langsing kok rasanya gimanaaaaaa gitu...
Nah..selesai sudah PR yang harus aku kerjakan.
Kali ini aku nggak akan melempar PR ke siapa-siapa...soalnya kayaknya semua udah pada ngerjain...jadi bingung mau nglempar ke siapa.
Monggo yang ngerasa belum ngerjain supaya dengan penuh kesadaran ngerjain yaaaaaaaa....
Untuk mengenalkan peserta didik tentang arti pentingnya ibadah Haji bagi umat Islam dan mencontoh ketauladanan Nabi Ibrahim as. serta Nabi Ismail as. dalam menaati perintah Allah SWT, sekolah Vivi mengadakan Gelar Manasik Haji yang diadakan hari Rabu tanggal 5 Desember 2007 di halaman sekolah.
Mudah-mudahan kelak bisa bener-bener pergi ketanah suci ya cah ayu....amin!!!
Beberapa hari yang lalu Elsye membuat ngiler semua contactnya dengan postingan "Chocolate Mousse Cake" yang memang sangat ehmmmm....yummy banget kalau liat fotonya. Diresep aslinya mousse cake ini memakai BRANDY, salah satu jenis minuman beralkohol yang bagi umat muslim jelas-jelas haram memakainya. Namun Elsye nggak kurang akal...dia mengganti brandy dengan vanilla untuk aroma/rasanya.
Pada jenis-jenis masakan tertentu memang sering digunakan alkohol seperti arak, ang ciu, wine, mirin, brandy dan sebagainya. Seperti misalnya di masakan Jepang, Cina, pembuatan kue tart dan juga mousse cake seperti yang Elsye bikin itu. Oleh karena itu diperlukan alternatif pengganti alkohol/minuman keras tersebut dalam masakan.
Sekedar sharing ...saya mendapatkan artikel mengenai pengganti alkohol dalam masakan ini di http://halalguide.info/index.php?option=com_content&task=view&id=1060&Itemid=835. Pengganti ini tentu saja tidak sama persis seperti menggunakan alkohol/minuman keras tersebut, namun hanya menimbulkan rasa atau aroma yang mirip.
Ang Ciu : Alternatifnya adalah campuran kecap asin dan perasan jeruk limau.
Mirin : Alternatifnya adalah jus anggur yang dicampur dengan perasan air jeruk lemon.
Red Wine : Alternatifnya adalah jus anggur, jus cranberry dan jus tomat.
Bourbon : Alternatifnya adalah ekstrak vanilla, jus cranberry atau jus anggur.
Brandy : Alternatifnya adalah sirup buah cerry atau selai cerry.
Muscat : Alternatifnya adalah jus anggur yang ditambah dengan air dan gula putih.
Vodka : Alternatifnya adalah sari buah apel atau jus anggur dicampur dengan perasan jeruk nipis.
White brandy : Alternatifnya adalah anggur, sari buah apel, kaldu sayuran maupun air biasa.
Apple Brandy : Alternatifnya adalah jus apel tanpa pemanis
Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sedikit membantu bagi yang suka dan hobby coba-coba resep ...jangan lupa kalau udah mateng kirim-kirim yaaaa......nggak nolak lo !!!