Untuk lebih mengenalkan tentang kereta api pada anak-anak....sekolah Vira mengadakan field trip mengajak anak-anak naik kereta api Prambanan Ekspres dengan rute Jogja - Solo...dan balik lagi Solo - Jogja.
Mereka belajar prosedur naik kereta dari membeli tiket sampai etika ketika berada dalam stasiun dan kereta api.
Wuuuih...betapa hebohnya stasiun tugu pada hari itu....bayangkan aja ratusan anak TK ditambah guru-gurunya plus orangtua pengantar.......ada yang teriak-teriak...ada yang tertawa kesenangan...ada yang lari kesana-kemari...malah ada juga yang nangis nggak mau naik....wis pokoknya 4 jempol buat guru-gurunya....ngurus anak segitu banyak dengan bermacam-macam karakter kok ya nggak bisa marah tetep senyuuummm terus....ck...ck...ck.
Sedikit dengar penjelasan dari petugas kira-kira isinya gini...Kereta api Prambanan Ekspres merupakan nama bagi layanan transportasi kereta api (KA) yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Surakarta (hingga Stasiun Palur di timur kota). Saat ini beroperasi sepuluh kali pulang pergi dan dikelola oleh PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta.
Kereta api ini juga berhenti di Stasiun Maguwo (Bandara Adisucipto), sebagai bagian dari sistem terpadu transportasi Yogyakarta yang menghubungkan sarana transportasi umum darat (bus TransJogja dan taksi), kereta api, dan pesawat terbang.
Outbond pada semester 1 ini Vivi dengan rombongan sekolahnya mengunjungi 2 lokasi yaitu Agrowisata yang terletak di Kampung Gadung, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi dan museum gunung merapi yang terletak di Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem.
Agrowisata ini terletak di ketinggian 200 meter dari permukaan laut, suhunya sangat baik untuk pengembangan salak pondoh. Suasana sejuk masih terasa di area ini, memberikan kenyamanan ketika mengitari taman.
Andalannya adalah Kebun Nusantara. Tidak kurang dari 17 jenis tanaman salak bisa dijumpai di kebun seluas dua hektar tersebut. Mulai dari salak pondoh super, salak pondoh kuning, salak pondoh hitam, salak condet, salak manggala, salak gading, salak bali, salak semeru hingga salak tanonjaya.
Selain taman buah, disini juga terdapat taman obat-obatan. Tanamannya merupakan jenis ramuan tradisional seperti jahe, temulawak, blimbing wuluh, kencur dan bermacam lainnya yang terus dikembangkan.
Sedangkan di museum gunung merapi bisa dilihat diorama gunung merapi, foto-foto Gunung Merapi, foto awan panas, batu-batu merapi, foto erupsi merapi dari tahun 1900 sampai dengan 2007.
Di tempat tersebut juga dipajang barang-barang milik warga Kawasan Wisata Kaliadem yang tertimbun lahar panas erupsi merapi tahun 2006 lalu seperti wajan, panci, piring dan alat masak lainnya yang rusak terkena erupsi merapi.
Juga dipajang sepeda motor korban erupsi Gunung Merapi yang tewas di bunker Kaliadem 14 Juni 2006, dan masih banyak lagi koleksi menarik.
Vivi saat ini mulai berkenalan dengan bahasa asing...khususnya bahasa Inggris...dia ikut les di salah satu lembaga pendidikan.
Untuk menunjang penilaian akhir program Wanna Speak English yang diikutinya...hari Minggu tanggal 22 November 2009 bersama dengan guru-guru bule-nya diadakan field trip : Excursion to "The Kraton Yogyakarta".
Untuk memperingati HUT kota Jogja yang ke 253 yang jatuh pada pada hari ini tanggal 7 Oktober ...di sekolah Vivi dihimbau untuk memakai pakaian traditional Jawa gaya Jogja....tapi alhasil yang tampak kayaknya sih yang penting pakai kain batik....hihihi ...soalnya ada yang kainnya gaya Solo....kebaya dan beskapnya entah gaya dari mana...blangkonnya nggak pake 'mondolan'...rambutnya nggak pake sanggul...ada juga yang pake sarung sumatra...tak terkecuali Vivi juga ....soalnya himbauan datangnya mendadak ...jadi sedapetnya di salon deh*ngelesdotcom*
Acara hari ini diawali dengan upacara di lapangan sekolah kemudian dilanjutkan dengan kado silang dikelas masing-masing dan diakhiri penggalangan dana untuk gempa sumatra.
Adalah nama seorang pria Jepang yang sudah tidak asing lagi dikeluarga kami...sifatnya yang sangat supel membuat beliau mudah akrab dengan siapa saja. Antara suami dan Kondoo san seperti punya 'chemistry' khusus ... kalau orang jawa bilang 'tumbu oleh tutup' (panci memperoleh tutup)... Beliau berdua disamping cocok dalam hal pekerjaan....karakter yang sama-sama supel dan mudah bergaul ...membuat persahabatan berjalan dengan santai tapi bermakna. Apalagi usia anak kami yang pertama seusia dengan anak Kondo san juga...makin gayenglah kalau kami ngobrol...
Pertengahan tahun 1900an karena menjadi expert di kantor suami... Kondoo san beserta istri dan 2 putra/inya bermukim di Indonesia selama 2,5 tahun...itulah awal perkenalan kami. Tahun 2005 ...gantian kami yang bermukim di Jepun ...maka berlanjutlah persahabatan kami.
Sedangkan pada tahun 2008...lagi-lagi Kondoo san berkunjung ke Indonesia karena ada suatu urusan... ternyata beliau tidak melupakan persahabatan kami...walaupun cuma sebentar beliau menyempatkan diri untuk mampir ke rumah kami....dan tak lupa yang pasti bawa oleh-oleh khas Jepang dong... Ternyata persahabatan yang tulus itu indah ya... Ajaran agama maupun adat istiadat yang sangat menganjurkan untuk menjaga silaturahmi ternyata memang benar-benar sangat bermanfaat... dan sudah terbukti bahwa menjaga hubungan silaturahmi itu juga mempunyai 'khasiat khusus' yaitu kalau ada kunjungan sahabat kita dapat oleh-oleh...hehehe
Satu sahabat seperti Kondo san aja sudah mendatangkan oleh-oleh yang spesial buat keluarga kami....gimana kalau mempunyai ratusan bahkan ribuan sahabat seperti beliau.
Eiiitttss... Tapi hal tersebut jangan sampai seseorang menjadi sahabat hanya karena punya pamrih, karena kitapun wajib memberikan segala bentuk kebaikan demi sahabat kita tercinta dengan ikhlas... Intinya pertemanan maupun persahabatan itu memiliki khasiat dan manfaat yang banyak...
Jadi...seharusnya di SD itu diajarkan kalau kebutuhan pokok itu bukan hanya papan, pangan dan perumahan...tapi persahabatanpun harus dimasukkan dalam kategori kebutuhan pokok...huehehehehe.... gimana...setuju??
Pak Haeruddin adalah sahabat kami ketika masih di Tokyo, beliau berasal dari makassar.
Begitu suami ada kerjaan ke sana....langsung kita kontak beliau...dan gayungpun bersambut... pak Haeruddin bener-bener jadi 'guide' yang handal.
Karena kita datang hanya berdua tanpa anak-anak 'tema' kita kesanapun diubah oleh bapak satu ini menjadi BULAN MADU DAN WISATA KULINER'...hihihi *piiissss pak*
Cotto makassar...ikan bakar...otak-otak...pisang epe...sop konro...ulu juku...barongko...juice terong belanda ...wah bener-bener ni ... bikin program diet kita rusak parah, hancur lebur !!!!
mana bisa nolak....makanannya semua uuuuenak tenan...
Belum lagi hotelnya yang nyuuuaman banget dengan view pantai losari ...dan matahari terbenamnya yang Subhanalloh indah sekali....
Jadi ...makan enak plus istirahat yang nyaman....gimana nggak melar kesamping ni tubuh...
Untung cuma 3 hari...hihihi
Coba kalau lebih...pulang ke Jogja berubah jadi kayak bola kali ya kita...
Untuk mengenang saat-saat indah di Tokyo ...sempat pula bernostalgia makan di salah satu restoran Jepang ....huaaa serasa di Jepun lagi...hisashiburi desu neee...
Wis pokoknya 3 hari di Makassar ...membuahkan pengalaman yang sangat berkesan dan tak terlupakan.
Terimakasih bapak dan ibu Haeruddin....
Doumo Arigatou Gozaimashita...
Kami tunggu kunjungan balasannya di kota kami tercinta...Ngayogjokarto Hadiningrat !!!
Untuk mengembangkan bakat murid-murid, di sekolah Vivi dan Vira memberikan wadah agar bakat tersebut dapat tersalur dan dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler. Ada ekskul wajib,opsional dan pilihan.
Adapun ekskul pilihan ada 5 macam yaitu menari, menyanyi, teater, drumband dan modeling.
Vivi dan Vira ternyata mempunyai minat yang sama, mereka memilih menari.
Pada tanggal 25 April 2009 yang lalu...sekolah menyelenggarakan acara Having Fun dengan tujuan supaya orangtua/wali murid dapat melihat hasil latihan putra putrinya.
Di acara ini Vivi menarikan tarian dari Irian dengan judul "Yamko Rambe Yamko"...dan Vira menarikan tarian dari Jawa dengan judul "Cublak-cublak Suweng"
Hihihi...postingan telat ni. Maklum ibunya lagi sibuk dengan yang lain...baru sempet diupload sekarang. Nggak papa to...lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Untuk memperingati hari Kartini tanggal 21 April 2009 yang telah lalu...murid-murid di sekolah Vivi dan Vira diwajibkan memakai pakaian daerah atau profesi...dan diadakan lomba koor menyanyikan lagu 'IBU KARTINI' antar kelas.
Vivi di kelas B3 dan Vira di TK A5... pakaian daerahnya kembaran hasil karya ibunya sendiri...dari daerah Bugis Sulawesi Selatan.
Zutto soba ni ite ne
(Teruslah disampingku selamanya)
Isshoni sugosu hito wa itsumo anata ga ii
(Orang yang akan hidup bersamaku, selalu, kaulah yang kupilih)
Aezu ni iru hibi ga tsuzuku keredo
(Hari-hari kita tak bertemu akan terus berlanjut, tetapi)
Kitto ima mo, ganbatte iru anata no koto wo
omou to genki ni nareru
(Jika kuingat kaupun sedang berjuang disana, aku pun jadi ikut bersemangat)
Ashita no kinenbi wa aeru kara sono toki ni wa
(Besok kita kan bertemu, pada waktu hari peringatan satu tahun kita, dan pada saat itu...)
Awanai uchi ni kirei ni natta to
Yasashiku hohonde ne
(tersenyumlah seraya berkata "kau semakin cantik saja disela hari-hari kita tak bertemu )
Oboete iru kana,
(Masih ingatkah kau, )
Hajimari mo konna yuki no hi datta ne
(Pertemuan kita pertama kali juga turun salju deras seperti ini ya)
Donna egao de anata ni aou
Watashi machikirezuni ita no
(Aku tak sabar lagi, dengan senyum seperti apa aku akan menemuimu lagi)
* Zutto soba ni ite ne
(Teruslah disampingku selamanya)
Futari wo tomosu hi ga mata hitotsu fueta yo
(Matahari yang menyinari kita berdua, telah bertambah satu lagi)
It`s my very very special day
Isshoni sugosu hito wa itsumo anata ga ii
(Orang yang akan hidup bersamaku, selalu, kaulah yang kupilih)
* Zutto soba ni ite ne
(Teruslah disampingku selamanya)
Futari wo tomosu hi ga mata hitotsu fueta yo
(Matahari yang menyinari kita berdua, telah bertambah satu lagi)
You`re my very very special love
Kokoro kara tsutaetai
Anata shika inai no
(Ingin kusampaikan dari hati terdalam, hanya ada engkau seorang)
* Zutto soba ni ite ne
(Teruslah disampingku selamanya)
Futari wo tomosu hi ga mata hitotsu fueta yo
(Matahari yang menyinari kita berdua, telah bertambah satu lagi)
It`s my very very special day
Isshoni sugosu hito wa hoka no dare yori itsumo anata ga ii
Lagi-lagi dapet berkahnya ber-Mp.... Kali ini bingkisan berisi "MUKENA LUKIS" berwarna biru muda yang cantik....datang dari Denpasar Bali. Dian...Dian... tau aja warna kesukaanku....hihihi
Persahabatan kami sebenarnya justru berawal dari suami...beliau-beliau lebih dulu kenal karena sama-sama datang ke Jepang atas biaya JICA...setelah boyong keluarga ke Tokyo baru berlanjut saling mengenalkan keluarga masing-masing...dan akhirnya komunikasi lebih intensif ya melalui Mp ini, karena biasalah namanya ibu-ibu selalu sibuk urusan domestik...dan juga aku tinggal di Kawasaki sedangkan Dian di Odaiba....lumayan jauh juga. Waktu itu bener-bener ngerasa Mp merupakan ajang yang paling pas untuk saling bertukar cerita. Sampai akhirnya kita sudah pulang ke tanah air sesekali juga masih mengandalkan Mp untuk berbagi cerita keluarga...karena lagi-lagi jarak yang memisahkan kami...aku di Jogja, Dian di Denpasar.
Kembali ke cerita utama... Bingkisan ini 'seharusnya' sudah aku terima beberapa bulan yang lalu....waktu itu suamiku ada seminar ke Denpasar....dan rencana mau ketemuan sama suami Dian ...tapi ternyata dengan sangat tiba-tiba suami Dian ada tugas mendadak sehingga gagallah pertemuan itu...dengan begitu gagal pula bingkisan itu sampai ketanganku saat itu. Akhirnya oleh Dian bingkisan itu dikirim lewat paket....
Makasih Dian... Semoga silaturahmi kita tetap terjalin dengan indah... Kutunggu kedatangmu di Jogja-ku tercinta. Kapan-kapan aku juga pengen ke Denpasar lagi....masih lamakan om Arif tugas disana??
ket. gambar : gbr 1 : dengan Dian waktu masih di Tokyo gbr 2 : bingkisan kiriman Dian gbr 3 : kopdar keluarga di Odaiba Tokyo
Anak-anak libur semesteran 2 minggu....bapaknya menghabiskan jatah cuti plus liburan akhir tahun....kebetulan ada keluarga teman dari Bogor mengadakan tour Bogor-Jogja-Ponorogo...klop deh!!! Sekalian nganter muter Jogja ikut jalan-jalan juga....seru dan rame !!!
Kami mengunjungi :
1. Taman Pintar
2. Pantai Parangtritis
3. Pantai Depok (cuma buat makan seafood aja)
4. Sentra kerajinan gerabah Kasongan
5. Kebun binatang Gembira Loka
6. Kaliurang