Mas Ito saat tampil dengan temen2 SRIT pada acara "Kodomo Matsuri" atau Festival Seni dan Budaya Anak2 se Jepang dari Hokaido sampai Okinawa. Anak2 SRIT diundang sebagai bintang tamu pada 30 Juli 2006 di Nihon Seinenkan, Shinjuku-Tokyo.
Saturday, September 30, 2006
Kodomo Matsuri
Mas Ito saat tampil dengan temen2 SRIT pada acara "Kodomo Matsuri" atau Festival Seni dan Budaya Anak2 se Jepang dari Hokaido sampai Okinawa. Anak2 SRIT diundang sebagai bintang tamu pada 30 Juli 2006 di Nihon Seinenkan, Shinjuku-Tokyo.
Friday, September 29, 2006
Puasa
Thursday, September 28, 2006
Oseng Daging dengan Kol
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
1/2 kg daging sapi
1/2 bulatan kol
5 bh cabe thailand
5 siung bawang putih
4 sdm kecap manis
Gula dan garam secukupnya
Minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat:
1. Potong-potong daging sapi dan kol sesuai selera, tapi jangan terlalu besar
2. Potong serong cabe dan bawang putih
3. Tumis cabe dan bawang putih sampai harum.
4. Masukkan daging, aduk-aduk sampai berubah warna
5. Masukkan kecap, garam dan gula, aduk sampai rata.
6. Beri air sedikit, kemudian ungkep sampai airnya hampir habis dan dagingnya empuk.
6. Matikan api dan masukkan kol, aduk sampai merata.
7. Siap dihidangkan
Tuesday, September 26, 2006
Nihon go
| Start: | Oct 31, '06 10:30a |
| Location: | Miyamae Yubinkyoku |
Monday, September 25, 2006
Bacem Ayam
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
1 ekor ayam
1 sdt merica butir
5 siung bawang putih
1 sdm ketumbar
1 sdt bumbu kari
1 bks gula merah
Garam secukupnya
3 sdm kecap
Minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat:
1. Potong-potong ayam sesuai selera.
2. Haluskan bumbu
3. Tumis bumbu sampai harum
4. Masukkan ayam, beri air sedikit.
5. Masukkan garam, gula dan kecap.
6. Ungkep sampai air habis.
7. Siap dihidangkan
Udon Goreng
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
1 bungkus udon (isi 3)
Udang/ayam/daging (selera)
3 lembar kol
1 batang daun bawang
1 bh wortel
Kecap
Minyak untuk menumis
Bumbu halus:
1 sdt merica butir
3 siung bawang putih
Garam
Cara Membuat :
1. Potong-potong kol, daun bawang dan wortel sesuai selera
2. Haluskan bumbu.
3. Tumis bumbu sampai harum
4. Masukkan udang/ayam/daging dan sayuran, gongseng sampai setengah mateng.
5. Masukkan udon campur dengan sayuran.
6. Tuangi kecap dan campur merata sampai matang
7. Angkat dan hidangkan.
Sunday, September 24, 2006
Buka Bersama
| Start: | Oct 1, '06 01:00a |
| Location: | Balai Indonesia, Meguro, Meguro-ku Tokyo |
Friday, September 22, 2006
Nihon go
| Start: | Sep 26, '06 10:00a |
| Location: | Miyamae Yubinkyoku |
Thursday, September 21, 2006
Sayur Pedas buncis dan telur
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
10 btr telur ayam
200 gr. buncis
5 biji cabe thailand
5 siung bawang putih
Garam dan gula secukupnya
500 cc santan
Minyak goreng untuk menumis.
Cara membuat:
1.Telur dikocok lepas, masukkan ke mangkok dan kukus sampai matang.
2. Keluarkan telur dari mangkok dan potong dadu.
3. Buncis disiangi dan potong serong.
4. Haluskan cabe, bawangputih dan garam.
5. Tumis bumbu halus terlebih dahulu sampai harum, lalu tambahkan gula.
6. Masukkan santan, tunggu sampai mendidih.
7. Masukkan irisan telur dan buncis.
8. Setelah buncisnya masak, langsung matikan api, supaya tidak hancur.
9. Siap dihidangkan.
Sate Udang
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
30 biji udang black tiger.
5 siung bawang putih
1 sdt merica butir
Garam secukupnya
2 sdm tepung terigu
Minyak goreng
!0 tusuk sate
Cara membuat:
1. Kupas udang dan cuci bersih, kerat punggungnya.
2. Haluskan bawang putih, merica dan garam.
3. Masukkan bumbu halus kedalam udang dan ratakan.
4. Diamkan sampai bumbu meresap.
5. Setelah bumbu meresap campur dengan tepung terigu.
6. Goreng dalam minyak yang panas.
7. Tusukin dengan tusuk sate.
Sate Udang
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Other |
Bahan:
30 biji udang black tiger.
5 siung bawang putih
1 sdt merica butir
Garam secukupnya
2 sdm tepung terigu
Minyak goreng
!0 tusuk sate
Cara membuat:
1. Kupas udang dan cuci bersih, kerat punggungnya.
2. Haluskan bawang putih, merica dan garam.
3. Masukkan bumbu halus kedalam udang dan ratakan.
4. Diamkan sampai bumbu meresap.
5. Setelah bumbu meresap campur dengan tepung terigu.
6. Goreng dalam minyak yang panas.
7. Tusukin dengan tusuk sate.
Ketika mereka bertanya siapa yang menjajah kita
Saya tidak bisa membayangkan ternyata suatu saat bisa berdialog dgn orang Jepang seputar penjajahan mereka di negri kita. Adalah Nimei-san, host parent suami saya pada saat awal datang ke Jepang. Alhamdulilah hubungan baik berlanjut sampai saat ini. Suatu saat Nimei-san mengajak kami sekeluarga menimati keindahan panorama Seto Ohashi, jembatan yg menghubungkan pulau Shikoku dengan propinsi Okayama. Kami asyik mengobrol ttg bermacam-macam hal seputar seikatsu (kehidupan) Indonesia dan Jepang. Tiba-tiba Nimei-san bertanya: "Ngomong-ngomong Indonesia dijajah oleh siapa ya?" "Oleh Belanda 350 tahun lamanya." Suami saya menjawab. "Eee (kaget)...taihen desu ne (berat banget ya)." "Belanda saja ya?" "Anoo...tsugiwa nihon desu(ee...setelah itu jepang)." Suami saya menjawab agak pelan. "Heeeehhhh..."(ekspresinya lebih kaget lagi dan wajahnya terlihat memperlihatkan empati yang dalam) "Sumimaseeen...sumimaseeeen(maaf)....."katanya dengan suara ditekan sambil menundukkan badan ke arah kemudi . "Iiieee (tidak apa-apa)...."kami secara tak sengaja menjawab bersamaan sambil tersenyum bijak. Yaa apa gunanya kita marah-marah terhadap bangsa Jepang. Karena toh keberadaan kami disini pun atas bantuan Monbukagakusho (kementrian Pendidikan Jepang). Melupakan kekejaman mereka? kini bukan saatnya berbicara ttg dendam atau sakit hati tapi bagaimana bisa berkaca dan mengambil pelajaran berharga dari sejarah masa lalu, rasanya itulah yg terpenting. Dan penting juga menanamkan sejak dini pada anak-anak kita agar dia mencintai leluhurnya yg telah mempertahankan tanah air tercinta. Memberikannya penjelasan agar dia tidak 'silau' atas segala sesuatu yang ada disini. Bahwa kita pernah dijajah Belanda dan Jepang. Kita tidak boleh jadi orang bodoh shg mudah dibohongi oleh bangsa lain. Kita harus belajar dan berpikiran maju. Kita harus ganbatte (bersungguh-sungguh), begitu petuah saya pada si sulung. Orang Jepang, walau seusia Nimei-san yang hampir separuh abad, ternyata memang tidak tahu kalau bangsanya pernah menjajah bangsa kita. Mereka hanya tahu dari pelajaran sejarah bahwa bangsa Jepang mengajari berperang (heiho=pelajaran keprajuritan) terhadap bangsa Indonesia. Itu pula yang disampaikan oleh ayah Iku-chan, volunteer japanese saya. Ayah Iku-chan adalah seorang pensiunan tentara Jepang. Tahun 1940-an ayahnya pernah menginjakkan kaki di Indonesia tepatnya di Surabaya dan Palembang. Duuh....jadi begitu ya ceritanya, pantas saja temen-temen lab ayahnya Izza juga terkaget-kaget ketika tahu bahwa leluhurnya pernah menjajah bangsa kita. Saya jadi mengerti bahwa sejarah memang dibuat atas kepentingan penguasa saat itu. Wajar jika mereka tidak tahu betapa leluhurnya telah menjajah selama 3,5 tahun. Mereka tidak tahu ttg romusha, pengerukan kekayaan alam indonesia, warga sipil yg jadi korban tentara Jepang, geisha dll. by : http://anibowo.multiply.com/ |
Pentas Seni dan Budaya
| Start: | Sep 23, '06 08:00a |
| Location: | Numazu Citizen Culture Centre |
Monday, September 18, 2006
RAMADHAN
MARHABAN YAA RAMADHAN
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa". (QS Al Baqarah (2): 183).
Ramadhan sebentar lagi akan kita jalani, semoga kita
telah mempersiapkan diri dan senantiasa membersihkan
hati kita dan bersemangat menyambut ramadhan.Kami sekeluarga mohon maaf lahir dan bathin, semoga kita
dapat bertemu dengan ramadhan, mendapatkan semua
keistimewaan serta keagungan ramadhan, dan di kuatkan
serta di mudahkan dalam menjalani dan mengisi
ramadhan dengan amalan terbaik.Semoga kita dipertemukan dengan lailatul qadar dan kembali kepada fitri. Amien.
Untuk ke 2 bidadari kecilku, mungkin kalian belum begitu faham dengan arti puasa. Melalui syair lagu yang dinyanyikan oleh "Tasya" dan juga biasa kalian tirukan serta nyanyikan, semoga membuat kalian sedikit memahami arti puasa.
Apakah arti puasa?
Puasa tidak makan, puasa tidak minum. sejak subuh sampai maghrib.
Apakah arti puasa?
Puasa menahan lapar, puasa menahan haus, dan menjaga perilaku
Allah sangat suka, Allah sangat senang, bagi anak puasa diberi pahala, ditempatkan Allah dalam surga.
BBQ dan SATE KAMBING
![]()
Kecewaaa...aaa banget!! BBQ di Futako Tamagawa bersama teman-teman JICA dan "kampung melayu" yang sudah direncanakan itu ternyata gagal. Padahal kita udah beli daging kambing (tugas bagian kita!) ke Shin Okubo, udah dibumbuin dan udah ditusukin pula. Tapi mau gimana lagi ya...manusia berencana Allah-lah yang menentukan. Ternyata "tenki"-nya nggak memungkinkan kita melaksanakan BBQ hari Senin, hujan nee..eeeh!!!
Tapi dipikir-pikir, buat "obat kecewa" akhirnya kita bikin BBQ aja sendiri dirumah. Bakarannya pakai wajan teflon aja, daripada asapnya ngganggu tetangga, salah-salah entar dilaporin polisi, berabe kan!!
Apalagi sate kambingnya udah siap, tinggal mbakar, bikin sambel kecap, ngrajang kol, beres dah....
Hmmm....nyammy!!!!!!
Pakai nasi anget hmmm....sedaa..aaap!!!
Biar nggak lupa dan siapa tahu ada yang butuh resepnya, tak postingin di sini aja ya!!!
BAHAN:
Untuk sate:
1 kg daging kambing, 5 siung bawang putih, 2 sdm ketumbar, 1 sdt merica, 1 jari jahe, 1 plastik gula merah, 3 sdm minyak goreng, 1 sdm garam.
Untuk olesan waktu mbakar:
Kecap dan minyak goreng.
Untuk sambel kecap:
Bawang bombay, cabe rawit, tomat, kecap.
Pelengkap:
Kol diiris halus.
CARA MEMBUAT:
Daging kambing dipotong dadu kemudian dicampur dengan semua bumbu yang udah dihaluskan. Didiamkan lebih kurang 2 jam supaya bumbu meresap baru kemudian ditusukin.
Dibakar dengan dioles pakai bahan pengoles supaya kelihatan cantik dan mengkilat.
Bikin sambel kecap: bawang bombay, tomat dan cabe rawit dipotong-potong dicampur dengan kecap.
Jadi...deh.
Gampang kan?
Sunday, September 17, 2006
Saturday, September 16, 2006
BBQ di Futako River, Kanagawa
Friday, September 15, 2006
Belajar sholat.wmv
MBAK IVI DAN DIK IA
Kalau melihat mereka berpelukan rasanya ayem, tentrem, dihati rasanya mak nyes, kayak minum air es di waktu musim panas. Tapi... jangan ditanya berapa menit pose seperti ini bertahan!!
Seperti hari ini ni..terdengar mbak Ivi berteriak, "Ibuu..uu dik Ia mukul!!". Dik Ia juga nggak mau kalah, "Ibuu..uu iniii..ii", sambil nunjukin pipinya yang merah kena cubitan mbak Ivi.
Kalau udah gini paling banter ibu cuma bisa bilang, "Udaa..aah jangan berantem terus to, ayo main yang bagus nggak boleh pukul-pukulan, nggak boleh cubit-cubitan!"
Muka mereka cemberut sambil memegangi tangan ibu satu-satu. Meskipun mereka nangis sambil minta dukungan ibu minta pembenaran atas tingkah lakunya tapi mending didiemin aja, paling sebentar juga mereka udah main sama-sama lagi.
Tu kan bener!!!
Tak lama mbak Ivi udah megang buku "belajar menulis"nya, dik Ia juga ikut-ikutan megang buku "orek-orekan"nya. Mbak Ivi kemudian bilang, "Yok belajar yok!!". "Yok ulis yok!", jawab dik Ia. Ya udah, selesailah pertengkaran itu dengan manisnya. Mereka kemudian udah sibuk ngambil alat tulis dan meja kecilnya, tak lama mbak Ivi mulai belajar nulis angka dibukunya dan dik Ia juga mulai menggambar imos dan itti (micky mouse dan kitty maksudnya!) kesukaannya, sambil ketawa-ketawa bersama.
Ah..
Mutiara-mutiaraku...kalian memang benar-benar harta yang tak ternilai bagi kami. Tangismu, tawamu seakan nyanyian merdu yang mengiringi setiap langkah kehidupan kami.
Masih segar dalam ingatan kami, betapa kelahiran kalian dulu begitu sangat kami harapkan, kami harus bersabar selama 10 tahun setelah kelahiran mas Ito, sampai akhirnya kesabaran itu berbuah manis. Mbak Ivi lahir setelah 2 kali ibu mengalami keguguran, dan dik Ia menyusul lahir 1,5 tahun kemudian.
Betapa kami dan mas Ito sangat bahagia waktu itu. Allah telah mendengarkan dan mengabulkan doa-doa kami. Dan Insya Allah kebahagiaan itu akan terus menyelimuti kami sampai kapanpun.
Ya Allah...
Terima kasih untuk kebahagiaan yang telah Engkau limpahkan kepada kami.
Amien!!
Thursday, September 14, 2006
Tuesday, September 12, 2006
Monday, September 11, 2006
LAHIRNYA PRINCE TENNO HEIKA AKIHITO
| |
Puasa Ramadhan
| Start: | Sep 24, '06 01:00a |
Sunday, September 10, 2006
CERITA OMATSURI DI MEGURO
| |
Saturday, September 9, 2006
Omatsuri Meguro
| Start: | Sep 10, '06 12:30p |
Bon odori.wmv
Todai Gogatsukai
| Start: | May 27, '06 09:00a |
| End: | May 28, '06 5:00p |
Barbeque part 2
| Start: | Jul 29, '06 11:00a |
| End: | Jul 29, '06 4:00p |
Barbeque part 3
| Start: | Sep 18, '06 10:00a |
| End: | Sep 18, '06 4:00p |
Bazaar 17-an
| Start: | Aug 6, '06 06:00a |
| End: | Aug 6, '06 4:00p |
Natsu matsuri
| Start: | Aug 4, '06 6:30p |
| End: | Aug 4, '06 9:00p |
Charity concert
| Start: | Aug 27, '06 2:00p |
| End: | Aug 27, '06 8:00p |
Tokyo Disneyland
| Start: | Sep 2, '06 07:00a |
| End: | Sep 2, '06 11:15p |
Aquarium Shinagawa
| Start: | Sep 3, '06 11:00a |
| End: | Sep 3, '06 4:00p |
Perunggu party
| Start: | Sep 8, '06 6:30p |
| End: | Sep 8, '06 9:00p |
Gamelan.wmv
Gamelan.wmv
Gamelan.wmv
Angklung dan Keroncong.wmv
Friday, September 8, 2006
Hibiya - Emperor Palace, Tokyo
Thursday, September 7, 2006
ULANG TAHUN PERNIKAHAN
15 TAHUN!!!
Kayak nggak percaya aja rasanya, ternyata pernikahan kami sudah mencapai usia 15 tahun. Kami sudah dianugerahi 1 pangeran yang sekarang udah ABG dan 2 bidadari kecil yang cantik-cantik oleh Allah Swt.
Ultah kali ini terasa lain, karena kami merayakannya di negeri sakura, dimana bapak sedang menyelesaikan program doktornya di Tokyo Daigaku. Kami tidak terbiasa merayakannya dengan rame-rame, tapi karena mumpung sedang di Jepun kami ngadain pesta kecil-kecilan dengan makan bersama di rumah makan sushi yang menjadi favorit mas Ito dan bapak. Sebenarnya ibu, mbak Ivi dan dik Ia nggak begitu suka dengan sushi, tapi bagi kami yang penting kebersamaan dan keakraban-lah yang mendorong kami berangkat juga ke tempat itu.
Pernikahan!!! ya...pernikahan!!!
Pernikahan adalah suatu pertemuan dua insan yang memiliki karakter dan kebiasaan sehari-hari yang berbeda satu sama lain. Namun perbedaan itulah yang telah memberi warna pada pernikahan. Banyak kejadian lucu, menyedihkan, menggembirakan, mengharukan atau bahkan menjengkelkan yang kami alami yang membuat pernikahan kami terasa hidup, segar dan tidak menjemukan.
Mau tahu apa hadiah bapak untuk ibu?? SEBUAH PUISI!! romantis banget ya?? Ini dia puisinya :
Dinda....Tidak terasa, biduk rumah tangga kita telah berlayar demikian panjangSuka dan duka telah kita arungi bersama....Namun harapan indah ke depan masih terus kita kibarkanAgar perjalanan menjadi lebih indah dan menyenangkanDinda....Sepertinya perkembangan waktu menjadikan kita lebih dewasa....Memahami dua insan yang berbeda memang terkadang sulit tapi menyenangkanMembawa hati menjadi lebih sabar dan tenang, meski masih harus banyak belajar...Namun...itu laksana tanaman yang tumbuh, perlu buaian dari yang menaruh harapanYang memerlukan sentuhan lembut, kasih sayang dan perlindungan...Dinda...Dalam perjalanan ini tentu saja banyak khilaf karena keterbatasan kitaOleh karenanya....mari kita bersihkan dengan ikhlas segala noda yang mengotorilubuk hati kita yang paling dalamKita pupuk kembali bahtera rumah tangga kita, agar tumbuh subur dan bermanfaatbagi orang banyak...Sehingga biduk itu berlayar dalam sakinnah, mawaddah, wa rahmah....Yang di dalamnya di perkaya dengan anak2 yang sholeh dan sholehah yangsenantiasa mendoakan kedua orang tuanya......Dinda....Rasanya sudah sulit merangkai kata-kata yang lebih indah lagi....Hanya ucapan terima kasih atas kesetiaan mendampingi hingga saat ini...Selamat melewati 15 tahun usia pernikahan kita...semoga abadi.Amiin.Yang selalu mencintai,Mas Budi8 September 19918 September 2006He..he..he, memang bapak kita satu ini is the best ya??Amiii..iiinnn.
